AKSES FILE

 

Akses File

Membuka dan membaca berkas untuk akses file adalah bagian penting dari input/output (IO) fungsionalitas, bahkan jika Anda tidak perlu menulis ke berkas yang dimaksud. Contoh ini akan membuka berkas untuk membaca, yang berguna untuk berkas teks, tetapi tidak sesuai untuk file biner. Contoh ini menggunakan salah satu dari banyak metode yang tersedia untuk membuka berkas. Meskipun banyak struktur data tersedia untuk menyimpan informasi yang Diperoleh dari berkas, kelas ArrayList adalah struktur termudah untuk menggunakan. Untuk membuka dan membaca dari berkas, contoh ini menggunakan objek dari namespace System.IO , khususnya kelas System.IO.StreamReader .

Visual Basic memandang setiap file sebagai aliran byte sekuensial. Setiap file diakhiri dengan penanda end-of-file. Ketika file dibuka, Visual Basic menciptakan sebuah objek dan kemudian mengaitkan sebuah aliran dengan objek tersebut. Ada tiga objek aliran, masing-masing dapat diakses lewat properti Console.Out, Console.In, dan Console.Error. Ketiga objek tersebut memfasilitasi komunikasi antara program dan file atau device tertentu. Properti Console.In menghasilkan objek aliran masukan standar, yang memampukan sebuah program untuk membaca data dari keyboard. Properti ConsoleOut menghasilkan objek aliran keluaran standar, yang memampukan sebuah program untuk menampilkan data pada monitor. Properti Console.Error menghasilkan objek aliran error standard, yang memampukan sebuah program untuk menampilkan pesan error pada layar. Pada biasanya metode-metode Console, Write, dan WriteLine menggunakan Console.Out dalam menampilkan keluaran, dan metode-metode Read dan ReadLine menggunakan Console.In dalam membaca masukan.

Untuk melakukan pemrosesan file dalam Visual Basic, namespace System.IO harus direferensi. Namespace ini mencakup beberapa definisi untuk kelas-kelas aliran seperti StreaReader(untuk membaca teks dari sebuah file), StreamWriter(untuk menulis teks ke dalam sebuah file), dan FileStream(untuk kedua pembacaan dan penulisan file). File dibuka dengan menciptakan objek dari kelas aliran tersebut, yang mewarisi kelas MustInherit TextReader, TextWriter, dan Stream. Sebenarnya, Console.In dan Console.Out merupakan properti dari kelas TextReader dan TextWriter. Kedua kelas tersebut adalah MustInherit StreamReader dan StreamWriter adalah kelas yang diderivasi dari kelas TextReader dan TextWriter.

1)      Random Access File

Dalam beberapa situasi, program perlu mengakses record tertentu dengan segera. Catatan dalam random access file dapat diakses secara langsung dan cepat tanpa mencari melalui sejumlah besar catatan seperti dalam kasus file akses berurutan. Random access file digunakan dalam sistem akses instan seperti sistem perbankan, sistem penjualan, sistem reservasi jalur udara dan lainnya.

2)      Sequential Access File

Dalam sequential access file, programer dapat menulis data ke file atau membaca data darinya secara berurutan dari awal file hingga akhir dan sebaliknya.

Membuat Aplikasi Sederhana

1)      Buka aplikasi Visual Studio Community 2013.

2)      Buat project baru dengan memilih Start New Project. Setelah itu pilih bagian visual basic, windows form application. Kemudian beri nama “Praktikum 8 Akses File”.

3)      Berikut tampilan awal project “Praktikum 8 Akses File”.

4)      Selanjutnya tambahkan objek pada form dibagian toolbox, objek yang ditambahkan yakni sebagai berikut.

a.       Button

b.      TextBox

c.       RichTextBox

5)      Atur bagian properties pada form dan objek kontrol yang dipilih dengan mengubahnya menjadi sebagai berikut.

Objek

Properties

Nilai

Form1

Name

Text

Form1

Akses File

Button1

Name

Text

BtnCreateDirektory

Create Direktory

Button2

Name

Text

BtnDeleteDirektory

Delete Direktory

Button3

Name

Text

BtnCreateFile

Create File

Button4

Name

Text

BtnDeleteFile

Delete File

Button5

Name

Text

BtnWriteFile

Write File

Button6

Name

Text

BtnReadFile

Read File

Button7

Name

Text

BtnReadFileRow

Read File (Row)

Button8

Name

Text

BtnReadFileSplit

Read File (Split)

TextBox1

Name

TextBox1

TextBox2

Name

TextBox2

TextBox3

Name

TextBox3

RichTextBox1

Name

RichTextBox1

6)      Setelah mengganti nilai dari properties, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.

7)      Setelah itu melakukan pengisian kode program pada masing-masing objek kontrol.

8)   Untuk membuat aplikasi tersebut, terlebih dahulu hubungkan aplikasi ke penyimpanan komputer dengan cara klik kanan pada form, kemudian pilih menu view code dan memasukan Import System.IO sebelum class form, kemudian kode program berikut ini.

9)  Membuat program untuk membuat direktori. Klik ganda pada BtnCreateDirektory, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

10)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian klik BtnCreateDirektory. Hasilnya yakni sebagai berikut.

Ketika CreateDirektory diklik, maka akan terbuat direktori dengan nama MyDirektory di Local Disk (E:) seperti pada hasil berikut.

11)  Membuat program untuk menghapus direktori. Klik ganda pada BtnDeleteDirektory, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

12)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, setelah itu klik BtnDeleteDirektory untuk menghapus direktori MyDirektory. Hasilnya yakni sebagai berikut.

13)  Membuat file MyFile.txt di dalam direktori MyDirektory, maka dari itu direktori yang sebelumnya sudah dihapus bisa dibuat kembali. Klik ganda pada BtnCreateFile, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

14)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian klik BtnCreateFile. Hasilnya yakni sebagai berikut.

15)  Membuat program untuk menghapus MyFile.txt yang berada dalam direktori MyDirektory. Klik ganda pada BtnDeleteFile, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

16)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, setelah itu klik BtnDeleteFile untuk menghapus  file MyFile.txt. Hasilnya yakni sebagai berikut.

17)  Menulis data string pada file MyFile.txt di dalam direktori MyDirektory, maka dari itu file yang sebelumnya sudah dihapus bisa dibuat kembali. Klik ganda pada BtnWriteFile, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

18)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian untuk mengisi file MyFile.txt, maka dapat diisi melaui TextBox1, TextBox2, dan TextBox3. Hasilnya yakni sebagai berikut.

Ketika BtnWriteFile diklik, semua data string yang telah dimuat dalam textbox akan otomatis masuk ke dalam file MyFile.txt.

19)  Membaca data string pada file MyFile.txt di dalam direktori MyDirektory. Klik ganda pada BtnReadFile, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

20)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian untuk hasil baca data string file MyFile.txt yang telah diisi sebelumnya dapat dilihat pada RichTextBox1 ketika BtnReadFile sudah diklik. Hasilnya yakni sebagai berikut.

21)  Membaca data string pada file MyFile.txt di dalam direktori MyDirektory secara perbaris(row). Klik ganda pada BtnReadFileRow, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

Untuk memunculkan hasil sesuai program tersebut, maka ubah terlebih dahulu isi dari MyFile.txt menjadi perbaris seperti berikut ini.

22)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian untuk hasil baca data string file MyFile.txt yang telah diisi sebelumnya dapat dilihat pada TextBox1, TextBox2, dan TextBox3 ketika BtnReadFileRow sudah diklik. Hasilnya yakni sebagai berikut.

23)  Membaca data string pada file MyFile.txt di dalam direktori MyDirektory secara perbaris(row) tanpa mengubah isi file menjadi perbaris juga seperti sebelumnya. Klik ganda pada BtnReadFileSplit, kemudian ketikkan kode program berikut ini.

Untuk memunculkan hasil sesuai program tersebut, maka ubah kembali terlebih dahulu isi dari MyFile.txt menjadi seperti sebelumnya yakni sebagai berikut ini.

24)  Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug Start Debuging, kemudian untuk hasil baca data string file MyFile.txt yang telah diisi sebelumnya dapat dilihat pada TextBox1, TextBox2, dan TextBox3 ketika BtnReadFileSplit sudah diklik. Hasilnya yakni sebagai berikut.



Komentar