TIPE DATA, VARIABEL, KONSTANTA DAN OPERATOR
Tipe Data
Tipe data suatu variabel
digunakan untuk mengatur jenis data yang dibutuhkan untuk menyimpan nilai-nilai
tertentu didalam memori komputer. Tipe data merupakan suatu bentuk penggolongan
jenis data berdasarkan kategori data, ukuran dan kegunaan data yang dapat
ditampung oleh sebuah variabel. Tipe data pada visual basic 2013 dapat dilihat
pada table berikut ini :
|
Tipe Data |
.Net Tipe |
Ukuran |
Jangkauan |
|
Decimal |
System.Decimal |
12 Bytes |
0 – 28 bilangan decimal |
|
Byte |
System.Byte |
1 Bytes |
0 – 255 |
|
Double |
System.Double |
8 Bytes |
Bilangan negative antara : -1.79769313486232e+308 sampai
-4.94065645841247E-324 Bilangan posotif antara : 4.94065645841247E-324 sampai
1.79769313486232e+308 |
|
Long |
System.Int64 |
4 Bytes |
-9.223.372.036.854.775.808 sampai
9.223.372.036.854.775.808 |
|
Single |
System.Single |
4 Bytes |
Bilangan negative antara : -3.402823E sampai -1.401298E
Bilangan posotif antara : 1.401289E-45 sampai 3.402823e |
|
Integer |
System.Int32 |
4 Bytes |
-2.147.483.648 sampai - 2.147.483.647 |
|
Boolean |
System.Boolean |
2 Bytes |
True or False |
|
Date |
System.DateTime |
2 Bytes |
1 Januari 0001 sampai 31 Desember 9999 |
|
Short |
System.Int16 |
2 Bytes |
-32.768 – 32.767 |
|
Char |
System.Char |
2 Bytes |
0 to 65535 |
|
String |
System.String |
10 Bytes + ( 2 x jumlah karakter) |
0 sampai kira-kira 2 milyar karakter Unicode |
|
Object |
System.Object |
4 Bytes |
Semua Tipe, jenis |
Konversi Tipe data adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk mengkonversi (mengubah tipe dari satu tipe ke tipe data yang lain). Konversi tipe data dapat dilihat pada table berikut ini.
|
Konversi |
Tipe Data |
Keterangan |
|
cInt |
Integer |
Integer |
|
cBool |
Boolean |
Nilai 0 false, selain 0 true |
|
cByte |
Byte |
Pembulatan nilai decimal |
|
cLng |
Long |
Pembulatan nilai decimal |
|
cCur |
Currency |
Money |
|
cShort |
Short |
Pembulatan nilai decimal |
|
cSng |
Single |
Pembulatan nilai decimal |
|
cDate |
Date |
DateTime |
|
cStr |
String |
Karakter |
|
cDbl |
Double |
|
|
cDec |
Decimal |
Bilangan decimal |
|
cObj |
Object |
Object |
Variabel
Variabel adalah merupakan tempat
penyimpanan data dalam memori computer yang mengandung data atau nilai
sementara dari sebuah proses pada suatu pemrograman. Deklarasi Variabel
Deklarasi Variabel adalah merupakan fungsi untuk mengenal suatu variabel berikut
dengan tipe data yang pakai pada variabel tersebut. Pendeklarasian variabel di
bagi menjadi dua kategori antara lain :
1)
Deklarasi Ekplisit
Suatu pendeklarasian umum yang sangat sering dilakukan dengan memberikan
kata kunci as.
Bentuk umum :
{Private | Public | Dim | …} Nama_Var [{As Tipe data}]
Contoh :
Dim Nim as Integer
Dim Nama as String
2)
Deklarasi Eksplisit
Deklarasi Emplisit adalah suatu
pendeklarasian yang tidak memberikan kata kunci As pada semua variabel
tersebut. Melainkan memberikan satu karakter atau symbol di akhir variabel.
Tabel symbol deklarasi emplisit.
|
Karakter / Simbol |
Tipe Data |
|
% |
Integer |
|
$ |
String |
|
& |
Long |
|
@ |
Currency |
|
! |
Single |
|
# |
Double |
Contoh :
Dim NIM% ‘mewakili tipe data
integer
Dim Nama$ ‘ mewakili tipe data
string
Ruang lingkup variabel sangat
mempengaruhi sampai dimana nama variabel tersebut dapat dikenali oleh aplikasi.
Ruang Lingkup Variabel dapat digolongkan menjadi 2 macam, yakni sebagai
berikut.
1)
Local Variabel Local variabel merupakan suatu
pendeklarasian variabel di dalam ruang lingkup objek saja. Tidak dapat
digunakan di dalam objek lain.
2)
Global Variabel Global variabel adalah merupakan
suatu pendeklarasian variabel tidak hanya di dalamruang lingkup objek saja.
Tetapi mencakup semua presedure dan objek.
Konstanta
Konstanta merupakan suatu
variabel yang mempunyai nilai tetap dan tidak dapat diubah nilainya. Penulisan
nama konstanta juga mengkuti aturan penulisan identifier, yakni:
1)
Karakter pertama harus berupa huruf.
2)
Karakter kedua dan seterusnya bisa berupa huruf,
angka, atau karakter underscore “_”.
3)
Penulisan konstanta tidak boleh menggunakan
karakter selain angka, huruf dan underscore. Kita tidak bisa menggunakan spasi,
dan tanda-tanda khusus seperti *, +, -, &, %, $, #, atau @.
4)
Maksimal panjang konstanta tergantung kepada
compiler yang digunakan. Beberapa mendukung 32 karakter hingga 63 karakter.
5) Konstanta tidak bisa diubah nilainya sepanjang kode program.
Deklarasi
konstanta yakni sebagai berikut.
{Const} Nama_Var [{AS tipedata}]=<nilai>
Contoh :
Const nama_bidang as string=”persegi_panjang”
Public const Panjang As Integer=8
Private const Lebar As Integer=5
Private const luas As Integer=Panjang*Lebar
Private const Keliling As Integer=2*(Panjang+Lebar)
Deklarasi Konstanta Enumerasi
yakni sebagai berikut.
Deklarasi Konstanta Enumerasi merupakan pendeklarasian
daftar konstanta yang bersipat global . Dengan deklarasi konstanta enumerasi
dapat membuat daftar konstanta sendiri dapam bentuk seperti modul kelas dan
dapat diakses oleh projek lain.
Format penulisannya :
{Private | Public | …. }[enum] Nama_Variabel_konstanta
Contoh : Const nama_bidang as string=”persegi_panjang”
Private const Panjang As Integer=8 Private const Lebar As Integer=5 Private
const luas As Integer=Panjang*Lebar Private const Keliling As
Integer=2*(Panjang+Lebar) Public enum Hitung Luas = Luas Keliling=Keliling end
Enum A=Hitung.Luas ‘menggunakan variabel enum luas B=Hitung.Kelilin ‘
menggunakan variabel enum keliling.
Operator
1)
Operator Aritmatika
Operator Aritmatika adalah merupakan suatu operator perhitungan
matematika yang digunakan untuk proses perhitungan matematika. Operator
aritmatika dapat dilihat pada table berikut ini.
|
Operator |
Fungsi |
|
+ |
Penjumlahan |
|
- |
Pengurangan |
|
* |
Perkalian
|
|
/ |
Pembagian
|
|
Mod |
Sisa
hasil pembagian |
|
^ |
Perpangkatan
|
2)
Operator Perbandingan
Operator perbandingan adalah merupakan suatu operator yang menyatakan
suatu kondisi itu benar atau salah. Operator perbandingan dapat dilihat pada
table berikut ini.
|
Operator |
Fungsi |
|
<> |
Tidak
sama dengan |
|
< |
Lebih
kecil |
|
> |
Lebih
besar |
|
>= |
Lebih
besar sama dengan |
|
<= |
Lebih
kecil sama dengan |
|
Like |
Ciri
yang sama |
|
Is
|
Keterangan
|
3)
Operator Logika
Operator Logika adalah merupakan suatu operator yang dapat membandingkan
dua ekspresi atau lebih data logika (Boolean) dan menghasilkan data logika
(Boolean) baru. Operator logika dapat dilihat pada table berikut ini.
|
Operator |
Fungsi |
|
NOT |
Tidak
|
|
AND |
Dan |
|
OR |
Atau |
|
XOR |
Ekslusif
atau |
4)
Operator Penugasan
Operator penugasan adalah merupakan operator yang bertugas untuk
menentukan nilai yang dikeluarkan oleh suatu variabel terhadap kondisi
tertentu. Operator logika dapat dilihat pada table berikut ini.
|
Operator |
Fungsi |
|
= |
Sama
dengan |
5)
Operator Penggabungan (Concatenation)
Operator Penggabungan adalah merupakan suatu operator yang dapat
digunakan untuk menggabungkan dua buah string atau lebih. Operator Penggabungan
dapat dilihat pada table berikut ini.
|
Operator |
Fungsi |
|
+ |
Plus |
|
& |
Dan |
Membuat Aplikasi Sederhana
1)
Buka aplikasi Visual Studio Community 2013.
2) Buat project baru dengan memilih Start New Project. Setelah itu pilih bagian visual basic, windows form application. Kemudian beri nama “Praktikum 3.4 Variabel Lokal”.
3) Berikut tampilan awal project “Praktikum 3.4 Variabel Lokal”.
4) Selanjutnya gunakan toolbox yaitu dengan menambahkan Button.
5) Atur bagian properties pada form dan objek
kontrol yang dipilih dengan mengubahnya menjadi sebagai berikut.
|
Objek |
Properties |
Nilai |
|
Form1 |
Name Text |
Form5 Variabel
Lokal |
|
Button1 |
Name Text |
BtnExit E&xit |
5) Setelah mengganti nilai dari properties, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
6) Setelah itu melakukan pengisian kode program pada masing-masing objek kontrol.
7) Klik ganda pada BtnExit, kemudian ketikkan kode program berikut ini.
8) Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug → Start Debuging. Hasilnya yakni sebagai berikut.
Ketika klik button Exit maka akan muncul pemberitahuan seperti pada gambar dibawah ini.
Kemudian dapat memilih konfirmasi untuk menutup form atau tidak. Jika
memilih Yes maka akan keluar form, tetapi jika memilih No maka akan kembali ke halaman form.
9) Setelah itu, dibuat kembali project baru dengan nama “Praktikum 3.4 Variabel Global” sebagai pembuatan form selanjutnya.
10) Berikut tampilan awal project “Praktikum 3.4 Variabel Global”.
11) Selanjutnya gunakan toolbox yaitu dengan menambahkan Button.
12) Atur
bagian properties pada form dan objek kontrol yang dipilih dengan mengubahnya
menjadi sebagai berikut.
|
Objek |
Properties |
Nilai |
|
Form1 |
Name Text |
Form6 Variabel
Global |
|
Button1 |
Name Text |
BtnExit E&xit |
13) Setelah mengganti nilai dari properties, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
14) Setelah
itu melakukan pengisian kode program pada masing-masing objek kontrol.
15) Klik ganda pada Form6, kemudian ketikkan kode program berikut ini.
16) Klik ganda pada BtnExit, kemudian ketikkan kode program berikut ini.
17) Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug → Start Debuging. Hasilnya yakni sebagai berikut.
Ketika klik button Exit maka akan muncul pemberitahuan seperti pada gambar dibawah ini.
Kemudian dapat memilih konfirmasi untuk menutup form
atau tidak. Jika memilih Yes maka akan keluar form, tetapi jika memilih No maka akan kembali ke halaman form.
18) Setelah itu, dibuat kembali project baru dengan nama “Praktikum 3.5 Operator” sebagai pembuatan form selanjutnya.
19) Berikut tampilan awal project “Praktikum 3.5 Operator”.
20) Selanjutnya
tambahkan objek pada form dibagian toolbox, objek yang ditambahkan yakni
sebagai berikut.
a. Label
b. TextBox
c. ComboBox
d. Button
21) Atur
bagian properties pada form dan objek kontrol yang dipilih dengan mengubahnya
menjadi sebagai berikut.
|
Objek |
Properties |
Nilai |
|
Form1 |
Name Text |
Form7 Operator |
|
Label1 |
Text |
Nilai1 |
|
Label2 |
Text |
Operator |
|
Label3 |
Text |
Nilai2 |
|
Label4 |
Text |
Hasil |
|
TextBox1 |
Name |
TxtNilai1 |
|
TextBox2 |
Name |
TxtNilai2 |
|
TextBox3 |
Name |
TxtHasil |
|
ComboBox1 |
Name |
CmbOperator |
|
Button1 |
Name Text |
BtnProses Proses |
22) Setelah mengganti nilai dari properties, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini.
23) Setelah
itu melakukan pengisian kode program pada masing-masing objek kontrol.
24) Klik ganda pada Form7, kemudian ketikkan kode program berikut ini.
25) Klik ganda pada BtnProses, kemudian ketikkan kode program berikut ini.
26) Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 (di keyboard), atau melalui ikon Start Debugging di toolbar, atau melalui menu Debug → Start Debuging. Hasilnya yakni sebagai berikut.
Berikut adalah isi dari combobox Operator.
Pada aplikasi tersebut bisa dimasukkan angka pada Nilai1 dan Nilai2. Selanjutnya pilih operator yang diinginkan terhadap dua angka tersebut. Kemudian klik button Proses, maka dua angka tersebut akan di proses sesuai operator yang dipilih. Setelah itu akan muncul hasilnya pada bagian Hasil. Contohnya yakni sebagai berikut.




Komentar
Posting Komentar